Apa itu desain UI?
UI adalah singkatan dari user interface, atau antarmuka pengguna: semua yang dilihat dan disentuh seseorang untuk memakai sebuah produk. Desainer UI menentukan tata letak setiap layar, teks mana yang paling besar, seperti apa tombolnya, dan bagaimana tombol itu merespons saat ditekan.
UI yang bagus sebagian besar tak terlihat. Orang tidak memperhatikan grid atau skala tipografinya. Mereka hanya sadar bahwa mereka menemukan tombolnya, membaca harganya, dan menyelesaikan tugasnya tanpa perlu berpikir.
Setiap komponen punya state
Pemula mendesain tombol sekali saja. Profesional mendesain setiap state yang mungkin dimilikinya. Pengguna perlu tahu apa yang bisa ditekan, apa yang baru saja mereka tekan, dan apa yang sedang tidak tersedia. Setiap state adalah janji yang kamu buat kepada mereka.
- Pesan mejaDefault
- Pesan mejaHover
- Pesan mejaDitekan
- Pesan mejaFokus
- Pesan mejaNonaktif
- Pesan mejaMemuat
Bahan dasar UI
Kursus ini memberi masing-masing topik unitnya sendiri, lengkap dengan latihan dan layar nyata untuk didesain.
- Tipografi: memilih dan memadukan typeface, menyusun skala tipografi, mengatur panjang baris yang nyaman dibaca.
- Warna: palet, makna, dan kontras yang lolos pemeriksaan aksesibilitas.
- Tata letak: grid, sistem jarak, dan hierarki yang berfungsi dari ponsel sampai desktop.
- Komponen: tombol, input, kartu, dan menu, lengkap dengan semua state-nya.
- Design system: token dan library supaya satu tim bisa mendesain dengan konsisten.
- Aksesibilitas: desain yang berfungsi untuk orang dengan penglihatan rendah, buta warna, atau yang memakai keyboard.
Belajar dengan melihat yang terbaik
Human Interface Guidelines dari Apple dan Material Design dari Google gratis, detail, dan ditulis oleh tim yang mendesain untuk miliaran orang. Kamu akan membaca sebagian dari keduanya, lalu memakai auto layout dan komponen Figma untuk membangun layarmu sendiri dengan benar.
Alat AI sekarang bisa menyusun draf layar dalam hitungan detik. Itu justru membuat keterampilan UI makin berharga: kamu perlu melihat kenapa sebuah draf terasa janggal, lalu memperbaikinya. Apakah hierarkinya jelas? Apakah teksnya lolos uji kontras? Apakah sudutnya konsisten? Itulah pertanyaan yang akan kamu pelajari.
